"di sekolah kita kan belajar dan akhirnya menghadapi ujian, namun di dalam kehidupan kita akan selalu menghadapi ujian dan mendapat pengajaran darinya".

Thursday, 4 June 2009

antara adab dan memakmurkan masjid...

 
Bismillahirrahmanirrahim... memperkatakan tentang adab... adakah kita seorang yang beradab? kebanyakan orang beradab mengikut definisi yang dicipta sendiri. terkadang kita dikatakan tidak beradab apabila menyalahi adat.. adab mengajar kita menghormati adat, dan adat patut diharmati selagi mana tidak menyalahi syarak.

Kita orang melayu sangat peduli dengan adab... keluarnya perkataan "kurang ajar punyer budak" pun disebabkan marahnya orang melayu kita terhadap orang yang melanggar adab. orang Mesir yang kaya dengan peradaban yang berusia puluhan ribu tahun ni, mereka hanya kaya dengan peradaban itu. 

Suasana imtihan di Mesir memperlihatkan kepada kita sejauh mana pedulinya mereka terhadap ilmu. nota-nota bertaburan seperti sampah di jalanan, kitab-kitab dijadikan lapik tempat duduk. mereka bijak menjaga dan memelihara ilmu, tetapi tidak untuk menghargainya. salah siapa? 

Guru di Malaysia ada berkata kepada sahabat saya, "orang Mesir kebanyakannya susah-susah... mereka tak sempat untuk mengajar adab kepada anak-anak sb terpaksa kerja keras untuk mencari rezeki". ada benarnya juga jika kita benar-benar tengok, lihat, dan pandang.

Memperkatakan tentang masjid... mengapa mereka lebih menghargai masjid dan bukannya kita? masjid mereka ada di mana-mana, kelihatan biasa-biasa saja. mereka lebih memuliakannya berbanding kita di Malaysia, yang habis berjuta untuk membinanya.

Apa yang kita lihat pada masjid? cantik besar, indah, lawa, dan sebagainya... itulah rumah Allah yang sepatutnya kita memakmurkanyan. kita sudah banyak merasai nikmat Allah, tetapi kita yang selalu lupa padanya. memakmurkan masjid dan menziarahi rumah Allah, adakah itu dikira sebagai adab?

0 comments:

Post a Comment

Followers